Sape lagi miskin??

Sape lg Miskin???
 
Seseorang yang tak bernama menulis sebuah riwayat, “Pada suatu hari seorang bapa yang kaya telah membawa anaknya ke sebuah desa untuk melihat kemiskinan penduduk di situ.

Mereka menghabiskan masa beberapa hari di situ bersama sebuah keluarga miskin.

Sekembali dari desa itu, si ayah telah bertanya kepada anaknya, “Bagaimana dengan pengalaman kamu selama kita di sini?. “Sungguh hebat,” jawab si anak.

“Tidakkan kamu melihat bagaimana manusia hidup dalam kemiskinan,” kata ayah.

Si anak lalu menjawab, “Ya, kita mempunyai seekor anjing untuk menjaga rumah, tetapi mereka mempunyai lima ekor anjing! Kita hanya ada sebuah kolam di sudut halaman, tetapi mereka ada sungai yang mengalir saban hari.”

“Kita memiliki lampu yang diimport di tengah ruang tamu, tetapi mereka memiliki jutaan bintang di langit. Kita mempunyai sebidang tanah untuk tinggal tetapi tanah mereka sejauh mata memandang.”

“Kita memiliki orang gaji yang berkhidmat untuk kita, tetapi mereka memberi khidmat kepada manusia lain. Kita membeli makanan tetapi mereka menghasilkan. Kita membina pagar untuk melindungi kita tetapi mereka mempunyai jiran tetangga yang menjaga.”

Si ayah terdiam tidak lagi mampu bersuara. Lalu anaknya berkata, “Terima kasih ayah kerana mengajar saya betapa miskinnya kita!”

Sang pencerita menyambung lagi, bahawa perspektif adalah sesuatu aneh. Justeru berterima kasih dengan apa yang kita miliki lebih baik daripada bimbangkan sesuatu yang tidak kita punyai.”

Hargailah setiap apa yang ada di sekeliling kita

One thought on “Sape lagi miskin??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s